Bioteknologi Di Bidang Peternakan

sapi hasil bioteknologi hewan ternakBioteknologi peternakan – Sebagaimana kita ketahui, bioteknologi dapat diterapkan di semua bidang, baik dalam dunia manusia, dunia tumbuhan, maupun dunia hewan.

Dalam dunia hewan, penerapan bioteknologi biasanya di lakukan dalam bidang peternakan. Hal ini sudah terjadi di banyak tempat dan telah menghasilkan beberapa jenis hewan baru yang dapat diambil manfaatnya.

Berikut ini adalah penerapan bioteknologi di bidang peternakan, yang meliputi teknik inseminasi buatan, teknologi transgenik, dan transplantasi nukleus.

Teknik Inseminasi Buatan

Teknik inseminasi buatan merupakan proses memasukkan sel spermatozoa ke dalam tubuh induk betina yang dilakukan dengan bantuan alat suntik. Oleh karena itu, inseminasi buatan ini sering juga disebut dengan kawin suntik. inseminasi buatan biasa dilakukan pada hewan ternak, seperti sapi. Inseminasi buatan sangat praktis karena saat penyuntikan disesuaikan dengan waktu pemasakan sel telur pada hewan betina.

Teknologi Transgenik

Teknologi transgenik pada hewan dilakukan dengan cara mengisolasi gen unggul, memanipulasinya, kemudian memindahkan gen tersebut dari satu organisme ke organisme lainnya sehingga diperoleh ternak unggul yang diinginkan. Misalnya, sapi transgenik yang diatur secara genetik agar menghasilkan laktoferin dalam air susunya. Laktoferin adalah protein yang secara normal ditemukan pada air susu ibu (ASI). Hewan transgenik lainnya yang telah berhasil dibuat adalah monyet, tikus, babi, dan ikan salmon.

Transplantasi Nukleus

Teknologi reproduksi ini dilakukan dengan memindahkan nukleus dari sebuah sel telur yang tidak dibuahi dan diganti dengan nukleus yang ditransplantasikan ke dalam setiap sel yang menghasilkan embrio termasuk germ-plasm, yaitu sel-sel yang menumbuhkan sel telur dan sel sperma. Gen-gen yang ditransplantasikan ini akan diteruskan pada generasi berikutnya.

Transplantasi nukleus disebut juga kloning. kloning adalah upaya untuk memproduksi sejumlah individu yang secara genetik identik atau suara cara untuk mendapatkan individu yang sama persis dengan induknya tanpa melalui proses pembuahan. Melalui kloning hewan, beberapa organ manusia untuk keperluan transplantasi berhasil dibentuk. Pembentukan organ ini dilakukan dengan cara menempatkan gen manusia pada setiap sel hewan.

Nah, itulah pengertian dan contoh-contoh penerapan bioteknologi di bidang peternakan. Bagaimana menurut Anda? Ada masukan atau pendapat mengenai bioteknologi peternakan ini?

Kata kunci: bioteknologi peternakan, bioteknologi pada hewan, bioteknologi di bidang peternakan, penerapan bioteknologi pada hewan ternak

One thought on “Bioteknologi Di Bidang Peternakan

  1. Pingback: Yang Wajib Kamu Tahu tentang Minyak Zaitun | Info Juga

Apa Komentarmu?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s